22
Jan
07

Di Tangan Kita

Di Tangan Kita

Rasanya lelah menunggu
Sekian waktu

Saat ribuan hujan berlalu
Setelah banyak rumputan sengal kemarau

Panen luka penuhi lumbung derita
Angkat sedih sesaki jiwa

Berharap pada siapa
Meski tak pernah hadir jua

Imam Mahdi adalah ilusi
Ratu Adil adalah mimpi
Wahyu Cakraningrat adalah halusinasi
Satria Piningit adalah delusi
Legitimasi para pecundang
Penghibur noda si kalah

Di tangan kita-lah
Sehamparan usaha
Diboncengi besi dan darah


0 Responses to “Di Tangan Kita”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 169,073 hits

Top Clicks

  • None
January 2007
M T W T F S S
    Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Add to Technorati Favorites

%d bloggers like this: