26
Jan
07

INI SAATNYA

INI SAATNYA

Ini saatnya Kita melawan (keengganan)
di antara batas kikir dan keanganan

Ini saatnya Kita mencoba (memberi)
di antara keangkuhan dan kerasnya keinginan mendera (nafsi-nafsi)

Ini saatnya Kita berbagi
di antara ketidakmampuan, indahnya mandiri, dan air mata terima kasih

Ini saatnya Kita berbenah
di antara pandangan tunduk (merenung) dan nafas berserah (pasrah)

Ini saatnya Kita mati
setelah kepedulian yang pergi
dan segan tengok saudara lagi

Gedangan, 10 April 2006, 19:45

Nb:
Untuk beberapa teman yang lama tak sua
Penyesalan itu masih mendera di dada
Ah, seandainya bisa perbaiki kelakuan di era lama

Untuk beberapa teman yang lagi nikmati
Hamparan kejayaan duniawi
“Bukankah “Khairun Nas Anfauhum Linnas”,” kata Maulana tercintai.


0 Responses to “INI SAATNYA”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 168,926 hits
January 2007
M T W T F S S
    Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Add to Technorati Favorites

%d bloggers like this: