04
Oct
07

INDONESIA 2020

INDONESIA 2020
Oleh: Wawan Kurniawan
Pendiri Kajian Internasional Strategis (KAINSA)

Ada apa dengan Indonesia pada tahun 2020 mendatang. Mengapa kita harus membicarakan suatu waktu dengan jeda 13 tahun yang tentu saja kita tidak tahu apa yang terjadi pada saat itu. Kenapa di saat-saat sulit seperti sekarang, naluri keindonesiaan kita perlu dibangkitkan (lagi) dengan penaksiran dan perkiraan masa depan.

Ada suatu pelajaran menarik dari sirah nabawiyah (sejarah kenabian), yakni kisah perang Khandaq (Parit) pada 629 M. Di tengah suasana kelaparan yang menghebat, sampai-sampai kaum Muslimin saat itu harus mengganjal perutnya dengan satu batu dan Rasul saw juga mengganjal perutnya dengan dua batu (at Tirmidzi, Misykatul Mashabih, II: 448), mereka menggali parit di utara kota Madinah.

Parit merupakan solusi atas imbalansi kuantitas pasukan Muslim dengan pasukan musuh. Menurut Ensiklopedi Wikipedia, Muhammad memimpin hanya 1600-an orang. Di pihak musuh, aliansi kabilah-kabilah Arab mencapai sepuluh ribu orang (Syaikh Shafiyyur Rahman al-Mubarakfury, Sirah Nabawiyah, 1998: 429). Jumlah yang lebih dari cukup untuk meratakan Madinah.

Ketika menggali parit di suatu bidang tanah tertentu, kaum Muslimin bertemu dengan suatu batu cadas yang tidak seorangpun bisa memecahkannya. Dalam kondisi sangat lapar karena tiga hari tidak makan (Shahihul Bukhari, II: 588), malah terantuk dengan batu cadas atos, Anda bisa membayangkan bagaimana kondisi saat itu.

Mereka lapor kepada Nabi saw. Lalu, Nabi saw turun tangan sendiri memecahkan batu atos itu. Dalam Sunan an-Nasa’i II L 56, disebutkan ada cahaya yang keluar pada tiap pukulan Nabi saw di batu itu. Setelah pukulan pertama, ada cahaya keluar, lalu Nabi saw berkata, “Allahu Akbar. Aku diberi kunci pembuka Syam. Demi Allah, aku melihat istananya yang merah saat ini.”
Sehabis cahaya keluar pada pukulan kedua, Nabi saw berkata, “Allahu Akbar. Aku diberi Parsi. Demi Allah, sekarang ini aku benar-benar melihat istana putihnya.” Yang ketiga, Nabi saw berkata, “Allahu Akbar. Aku diberi kunci pembuka Yaman. Demi Allah, aku benar-benar melihat pintu-pintu Shan’a dari tempatku ini.”

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9


0 Responses to “INDONESIA 2020”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 169,073 hits

Top Clicks

  • None
October 2007
M T W T F S S
« Aug   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Add to Technorati Favorites

%d bloggers like this: