13
Nov
07

BANGSA YANG KASIHAN

BANGSA YANG KASIHAN
Khalil Gibran

Kasihan bangsa yang mengenakan pakaian
yang tidak ditenunnya sendiri,
memakan roti dari gandum
yang tidak pernah ia panen,
meminum anggur
yang ia tidak pernah memerasnya

Kasihan bangsa yang menjadikan orang dungu
sebagai pahlawan
dan menganggap penindasan penjajah
sebagai hadiah

Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu
dalam mimpi-mimpinya ketika tidur,
sementara menyerah padanya ketika bangun

Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara
kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,
tidak sesumbar
kecuali di reruntuhan,
dan tidak memberontak
kecuali ketika lehernya sudah berada di antara pedang
dan landasan

Kasihan bangsa yang negarawannya serigala,
filsufnya gentong nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru

Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya
dengan terompet kehormatan,
namun melepasnya dengan cacian
hanya untuk menyambut penguasa baru yang lain
dengan terompet yang itu lagi

Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu
hanya menghitung tahun-tahun berlalu
dan orang kuatnya masih dalam gendongan

Kasihan bangsa yang terpecah-pecah
dan masing-masing pecahannya
menganggap dirinya sebagai bangsa


0 Responses to “BANGSA YANG KASIHAN”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 168,926 hits
November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Add to Technorati Favorites

%d bloggers like this: