Posts Tagged ‘as

17
Aug
07

BOLTON DAN KEPENTINGAN AS DI PBB

Oleh:
Wawan Kurniawan
Pendiri Kajian Internasional Strategis (KAINSA)

Akhirnya, setelah melewati berbagai rintangan dan mendapat banyak kritik, George W Bush secara resmi menunjuk John Bolton, 56 tahun, sebagai duta besar AS untuk PBB (BBC, 01/08/05). Penunjukan yang dilakukan dengan cara mem-bypass (karena Kongres memasuki masa reses sejak 4 Juli) itu terpaksa dilakukan Bush mengingat telah terjadi kebuntuan di Kongres selama lima bulan (MSNBC, 01/08/05). Di samping itu, Bush harus melakukan bypass itu untuk menghindari penentangan kubu Demokrat di Kongres.

Continue reading ‘BOLTON DAN KEPENTINGAN AS DI PBB’

Advertisements
17
Aug
07

AMERIKA SERIKAT, HEGEMONI GLOBAL DAN DOMINASI MILITER

Oleh:
Wawan Kurniawan
Pendiri Kajian Internasional Strategis (KAINSA)

Kemarin (4 Juli 2005), rakyat Amerika Serikat (AS) memperingati 229 tahun kemerdekaan negerinya. Independence Day yang keempat pascaserangan 9/11 September 2001 dan yang kelima selama pemerintahan Bush. Suatu peringatan kelahiran di tengah masa perang karena Donald Rumsfeld menyatakan AS sekarang dalam kondisi perang (Department of Defense, The National Defense Strategy of the USA, Maret 2005). Suatu peringatan pada saat kebencian terhadap AS di seluruh dunia, terutama di negeri-negeri Muslim, semakin besar dan terakumulasi dalam permusuhan-permusuhan nyata (shocking level) (Ivan Eland, Can America Spin Away Anti-U.S. Hatred in Islamic Countries?, Antiwar.com, 15/10/2003)

Dibandingkan era-era tahun sebelumnya (pasca Perang Dunia II), terjadi perubahan yang mendasar dalam pemerintahan AS, terutama kebijakan luar negeri. Di era 50-an hingga 90-an, komunis menjadi musuh utama AS. Sebagai akibatnya, AS harus bertempur di beberapa front: Perang Korea (1950-1953), Invansi Teluk Babi Kuba (1961), Krisis Rudal Soviet di Kuba (Oktober 1962), Perang Vietnam (1968-1975), dan Invasi Grenada (1983). Di samping, itu, AS harus memberikan bantuan kepada “our local friend”: Mujahidin di Afghanistan (1979-1997), Jenderal Pinochet yang mengkudeta presiden Chili berhaluan kiri, Salvador Allende (1973), rezim Jenderal Jorge Rafael Videla yang bertahan dari upaya kudeta oposisi kiri Argentina dalam “Dirty War” (1976-1983), pemberontak UNITA dan FNLA melawan rezim Marxis Angola (pertengahan 70-an hingga akhir 2002), monarki Nepal melawan kaum Maoist (1994), gerilyawan Kontra di Nikaragua (1983-1988), dan rezim-rezim kawasan segitiga Amerika Latin: El Salvador, Guetemala, dan Honduras.

Continue reading ‘AMERIKA SERIKAT, HEGEMONI GLOBAL DAN DOMINASI MILITER’




Blog Stats

  • 175,606 hits

Top Clicks

  • None
October 2017
M T W T F S S
« Aug    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Add to Technorati Favorites